About Me
- aby anshor
- Terus belajar,ingin berbagi ilmu dan pengalaman dan ingin menambah persaudaraan...
Jangan Menyerah
Jangan Menyerah: Ikhlas Itu Sumber Kekuatan
Perbuatan yang benar-benar dilandasi keikhlasan, berbuat hanya karena Allah saja, akan menikmati hasilnya. Buah dari keikhlasan akan tampak pada diri orang-orang yang ikhlas, orang-orang yang ikhlas akan memiliki ketenangan dan kekuatan jiwa. Berjalan pada rel yang lurus karena semua ibadahnya mencontoh Nabi saw. Jika Anda orang yang ikhlas, jangan menyerah, sebab apa pun yang Anda lakukan, selama itu perintah agama dan tidak bertentangan dengan agama, maka akan mendapatkan balasan yang tidak bisa diukur dengan materi, termasuk jauh lebih dahsyat dibandingkan kesulitan dan tantangan yang Anda hadapi. Jangan menyerah, ikhlaskan diri dalam beramal.
Jangan Menyerah: Kekuatan Itu Datang Dari Tawakal
Jangan Menyerah: Kekuatan Anda Berkali Lipat
Jangan Menyerah: Potensi Anda Sungguh Dahsyat!
Jika Anda Tidak Bisa Atau Tidak Punya
Berkebun Emas
Mungkin banyak orang yang belum tahu dengan jelas sistem investasi kebun emas, berpikir bahwa investasi kebun emas adalah sistem menjaminkan emas yang dijaminkan ulang, dan dijaminkan ulang terus menerus. Tetap sebenarnya bukan demikian. Bicara mengenai sistem gadai emas yang baik dapat dilakukan sebagai berikut:
Contoh asumsinya sebagai berikut: Melakukan investasi emas secara rutin sebesar 25 gram
- Harga asumsi emas 25 gram = Rp.9.000.000,-
- Pada saat ini Anda punya tambahan uang Rp.3.750.000,-
- Nilai gadai sebesar 80% dari harga taksir emas
- Harga Taksir Bank Rp.300.000,- pergram
- Biaya penitipan emas Rp. 2500/gram/bulan
Perlu Anda ketahui, taksiran nilai taksir dan kondisi sebenarnya di bank mungkin berbeda-beda, tapi yang terbaik Anda memilih bank yang memberikan: Nilai gadai tinggi, Biaya rendah dan Waktu singkat
Mari kita mulai saja perhitungannya:
Misalkan Anda Beli emas batangan Antam 25 gram, lalu Anda gadaikan dan Anda akan mendapatkan dana segar sebesar Rp.6.000.000,-.
Perhitungannya sebagai berikut:
Rp.300.000 x 80% = Rp.240.000 x 25gram = Rp.6.000.000
Anda setor biaya penitipan emas 1 tahun sebesar Rp.2500×25×12 bulan = Rp.750.000,-
Lakukan Investasi emas Anda dengan cara:
Beli emas 25 gram lalu Gadaikan emasnya, dapat dana segar Rp.6jt, lalu tambah Rp.3 jt dana dari uang Anda = Rp.9jt lalu beli emas lagi dengan biaya titip Rp.750.000 setahun.
Setiap Anda memiliki dana tambahan Rp.3.75 jt lalu ulangi langkah diatas lagi, begitu seterusnya sesuai kebutuhan. Kalau sudah lima kali maka posisi akan menjadi seperti ini:
1. Beli Emas 25 gram -> Rp.6jt, tambah Rp.3 jt dana segar jadi total = 9jt -> beli emas lagi | Rp.750rb -> biaya titip
2. Beli Emas 25 gram -> Rp.6jt, tambah Rp.3 jt dana segar jadi total = 9jt -> beli emas lagi | Rp.750rb -> biaya titip
3. Beli Emas 25 gram -> Rp.6jt, tambah Rp.3 jt dana segar jadi total = 9jt -> beli emas lagi | Rp.750rb -> biaya titip
4. Beli Emas 25 gram -> Rp.6jt, tambah Rp.3 jt dana segar jadi total = 9jt -> beli emas lagi | Rp.750rb -> biaya titip
5. Beli Emas 25 gram (Emas disimpan)
Anda Perhatikan perhitungan diatas bahwa biaya pembelian emas kedua dan seterusnya, 2/3 modal beli emas adalah dari uang bank. Dan setelah waktu berlalu, misalkan harga emas naik sebesar 30 persen, jadi emas batangan 25 gram yang Anda miliki sekarang nilainya Rp.12jt. Dan ini saatnya Anda panen.
Langkah memanennya cukup dibalik saja yaitu: Jualah emas nomor 5, maka anda mendapatkan dana segar 12 jt, dana segar ini kita pakai untuk menebus 2 emas lainnya. Ulangi sampai semua emas ditebus, dan jual semuanya.
Maka posisinya sebagai berikut:
Hasil penjualan emas 5 buah x Rp.12 jt = Rp.60 jt
Tebus gadai 4 x Rp.6 jt = Rp. 24 jt
sisa = 36 jt ——> sub total 1
Berapa modal anda?
1. Beli emas pertama = Rp.9 jt
2. Beli emas ke 2 sampai ke 5 = Rp.3jt x 4 = Rp.12 jt
3. Biaya titip Rp.750rb x 4 buah emas = Rp.3 jt
Ttotal modal = Rp.24 jt ——> sub total 2
Keuntungan Panen Emas Anda adalah: sub total 1 – sub total 2 = Rp.36 jt – Rp.24 jt = 12 jt
Berikut ini Perbandingan keuntungan metode investasi emas biasa vs metode cerdas kebun emas dengan modal awal Rp.24 jt:
Modal 24jt belikan emas sewaktu harga batangan 25 gram = 9jt, maka per gram berarti 360rb. Rp.24 jt : 360 rb dapat emas 66.66 gram
Ketika harga naik 30% kita jual menjadi Rp 468 ribu/gram: 66.66 * 468 ribu = Rp.31.196.880 dikurangi modal 24 jt = untung Rp.7.196.880
Bandingkan dengan sistem cerdas investasi emas, kuntungan hampir 2 kali lipat dibandingkan dengan investasi emas cara biasa. Kalau harga naik 30% kurang dari satu tahun maka keuntungan lebih banyak lagi karena biaya jasa titip menjadi lebih rendah.
Penjelasan di ebook kebun emas lebih lengkap dan terperinci disertai juga dengan gambar ilustrasi dan masih ada beberapa jurus yang lebih dahsyat. Jadi bila Anda mau memulai investasi emas dan mau memanen kebun emas Anda nantinya, Join saja jadi member kebun emas di sini . Toh pelajaran kebun emas ini akan membuat Anda cerdas dan profit dari emas.
Laba Berkebun Emas
Rulli Kusnandar tersenyum lebar tahun ini. Investor emas asal Bandung, Jawa barat ini bakal mendulang untung gede lantaran harga emas meroket.
Ya, harga emas memang amat menyilaukan tahun ini. Hingga Kamis (10/12) lalu, harga si kuning kemilau di Divisi Comex, Bursa NYMEX telah menanjak 28,52% dari awal tahun. Awal Januari 2009 harga emas di bursa ini US$ 887,3 per ons troy. Kini harga komoditas yang sama sudah melambung ke US$ 1.140,40 per onstroy.
Cuma, Rulli bukan investor emas biasa. Ia memainkan jurus investasi emas yang berbeda dibandingkan dengan investor emas pada umumnya. Jurus ini menghasilkan keuntungan emas yang lebih berkilau ketimbang cara-cara investasi tradisonal.
Mantan Manager teknologi informasi pada salah satu perusahaan ini menyebut jurusnya sebagai “Berkebun Emas”. Metode yang dia temukan pada 2007 lalu itu melibatkan perbankan syariah dan Pegadaian. Cuma agar bisa memanen untung dari jurus ala Rulli ini, calon investor harus siap berinvestasi jangka panjang, paling tidak selama dua tahun sampai tiga tahun.
Rulli menyarankan, sebaiknya investor berinvestasi emas batangan berkadar 24 karat dengan tingkat kemurnian 99,99%. Pasalnya, dia menilai keabsahan kualitas dan kadar emas batangan sangat terjamin dengan adanya sertifikat.
Sebenarnya metode Rulli cukup sederhana. Kalau mau meniru dia, setelah membeli batang emas yang pertama anda harus menggadaikan emas itu ke bank syariah atau pegadaian. Tentu anda harus memilih tempat gadai yang memasang biaya gadai paling murah. Maklum setiap bank syariah atau pegadaian memiliki ketentuan dan biaya yang berbeda atas layanan gedai emas ini.
Menurut Rulli, tempat gadai yang seharusnya menjadi pilihan adalah bank syariah yang memberikan nilai gadai paling tinggi tapi mengenakan biaya sangat rendah. Nah hasil penelusuran Kontan, tempat gadai ideal untuk berkebun emas ini adalah Bank Jabar Banten Syariah.
Setelah menggadaikan emas tadi, anda akan mendapatkan dana segar dari bank. Dana tersebut harus anda pakai untuk membeli emas yang kedua ini juga harus anda gadaikan. Tentu anda harus merogoh kocek tambahan karena dana gadai dari bank hanya berkisar 60%-80% harga yang digadaikan. Langkah ini kudu anda lakukan berulang-ulang hingga merasa cukup.
Tapi ingat, anda tak boleh menggadaikan emas yang terakhir. Sebab emas terakhir ini kan menjadi modal anda untuk menebus satu demi satu emas yang anda gadaikan saat harga naik. Karena itu, Rulli menyebutnya sebagai kunci harta karun.
Kapan saat yang tepat bagi anda memanen kebunemas? Rulli menyarankan penjualan kunci harta karun dan emas-emas sebelumnya baru dilakukan setelah ada kenaikan harga minimal 30%
Mari kita menggunakan asumsi nilai emas dan gramnya agar lebih mudah pemahamannya.
Tahan Inflasi
Melalui metode yang sederhana ini, menurut Rulli, dua pertiga modal investasi bersala dari bank. Setelah dua tahun atau tiga tahun, dia yakin nilai utang investor pada bank bakal menyusut seiring kenaikan harga emas. “Emas itu zero inflation dan harganya tidak pernah turun, tapi malah bisa naik 20% hingga 25% per tahun”, ujarnya.
Benarkah nilai emas tidak termakan oleh inflasi dan harganya terus naik? Mari kita cari buktinya. Pada bulan November 1999, harga sebuah sedan Honda Civic Ferio seri matik baru seharga Rp. 225 juta. Pada saat yang sama harga rata-rata emas produksi Logam Mulia sekitar Rp. 82.500 per gram. Itu berarti 10 tahu lalu harga satu unit Honda Civic Ferio setara dengan emas berbobot 2,72 kg.
Kini, denga patokan harga emas terbaru di Logam Mulia, emas seberat 2,72 kg itu setara dengan Rp. 1,05 miliar (1 gram = Rp. 386.500). Itu berarti dengan emas yang sama, saat ini anda bisa membeli hampir tiga New Honda Civic tipe 2,0 liter transmisi otomatis yang harganya Rp. 390 juta per unit.
Salah seorang investor yang telah mempraktekan metode Berkebun emas ini adalah Andy Wahyu Rizaldy. Pria asal Samarinda, Kalimantan Timur ini mengaku tertarik mengikuti langkah Rulli sejak bulan Maret lalu. “Modal awal saya emas 50 gram, sekarang sudah menjadi sekitar 2 kilogram”, ungkapnya bersemangat 45.
Semula Andy hanya menyimpan emasnya di bawah bantal. Namun setelah mengetahui metode ini dia langsung tertarik. “Saya pikir ini cara untuk mempercepat kepemilikan emas”, kata dia.
Dia pun menggadaikan harta berkilaunya itu di Bank Kaltim syariah. Setelah menggadaikan emas pertama, dia mulai melakukan cara Rulli. Cuma masalahnya andy tidak teratur membeli dan menggadaikanemas. Ini lantaran terkendala keterbatasan emas batangan di tempat tinggalnya. “Tahun depan saya berencana mengalokasikan dana hingga 20% dari pendapatan saya, minimal untuk membeli 10 gram emas setiap bulan,” bebernya. Andy mengaku belum pernah panen dari kebun emas itu.
Pengikut metode Rulli lain adalah Maria Susanti. Ibu rumahtangga ini mulai bercocok tanam emas pada akhir 2008 lalu. Maria menyemai bibit emasnya seberat 25 gram dan 50 gram di Bank Mega Syariah dan Bank Jabar Banten Syariah. Ketika itu, harga satu gram emas masih Rp. 280.000.
Sebulan lalu dia sudah memetik panen kebun emas. Emas koleksinya sudah bertambah hingga sebanyak 1 kg dengan harga Rp. 370.000. Dari panen ini, Maria kemudian mengalokasikannya untuk membeli sehektare tanah di Majalaya, Jawa barat dan properti lain. Hingga kini dia juga masih aktif Berkebun emas.
Tetap ada Risiko
Meskipun tampak menggiurkan, metode Rulli ini bukan tanpa risiko. Investor hanya bisa mengantongi untung kalau harga emas naik selama anda menggadaikan emas. Kalau terpaksa menjual koleksi emas di lemari gadai bank atau pegadaian ketika harganya turun, anda akan kehilangan potensi keuntungan, padahal telah mengeluarkan biaya gadai.
Karena itu, Rulli mengingatkan anda harus tahan menggadaikan emas ini dalam jangka panjang. “Ini memang bukan untuk spekulasi, “ tegas dia.
Data London Metal Exchange menunjukkan harga emas sepuluh tahun terakhir memang cenderung meningkat. Hanya pada bulan tertentu harga emas turun. Contohnya pada 16 Pebruari 2001 tercatat sebagai harga emas terendah, yakni sebesar US$ 256,7 per ons troy. Harga ini lebih rendah dari bulan-bulan sebelumnya.
Karena itu perencana keuangan Ligwina Poerwo Hananto mengatakan, investor yang tertarik mengikuti metode Berkebun emas ini harus benar-benar menimbang pengahasilan dan rasio likuiditas keuangan rumahtangga terlebih dahulu. Sebab, investor tak bisa asal main tebus emas di bank ketika sedang butuh dana tunai.
Agar bisa menambah bibit-bibit emas selanjutnya Ligwina menyarankan, investor harus memiliki penghasilan yang sehat. “Pengembalian pinjaman dan biaya menambah emas tidak boleh lebih dari 30% penghasilan,” imbuhnya.
Begitu pun juga dengan rasio likuiditas. Menurut dia, sebelum menjadi petani emas, investor harus mengamankan rasio likuiditas terlebih dahulu. “Keluarga dengan dua orang anak minimal harus punya dana cadangan 12 kali penghasilan,” kata CEO QM Financial ini.
Namun, Ligwina mengakui, investasi emas memang lebih likuid ketimbang properti atau tanah. Selain itu, dia bilang investor tak perlu menyediakan biaya tambahan seperti biaya perawatan rumah bagi yang berinvestasi di properti.
Bank-bank syariah sendiri senang dengan adanya investasi berbasis gadai emas ini. Mereka tidak merasa “dimanfaatkan” oleh investor. “Kami malah menguntungkan dengan gadai emasini,” kata Kepala Group Mikro dan Individual BRI Syariah Esti Kadarianti.
Bahkan BRI Syariah menetapkan gadai emas ini sebagai produk andalan. Target pembiayaan hingga akhir tahun ini sebesar Rp. 30 miliar. Agar bisa mencapai target tersebut, BRI Syariah akan menyediakan layanan jual beli emas untuk mempermudah investor.
Tertarik Berkebun Emas? Sebelum mulai, anda tetap harus berhitung cermat.
Tabloid Kontan Edisi 14-21 Desember 2009/http://www.berkebunemas.net/
Belajar Investasi Emas

Kelebihan Investasi Emas
Nilai emas cenderung stabil dari tahun ke tahun dan dianggap tidak terpengaruh oleh inflasi / zero inflation effect, dan sangat jarang harga emas turun, dan emas juga bisa digunakan untuk koleksi dan sebagai perhiasan.
Investasi dalam Emas bagus juga sebagai cara untk mendiversifikasi harta. Anda bisa saja berinvestasi di saham, reksadana, properti, obligasi ORI atau yang lainnya dan investasi di emas bisa menjadi alternatif yang bagus, terlebih dalam kondisi tidak stabil, emas bisa sebagai alat untuk lindung nilai. Harga emas cenderung stabil juga dikarenakan komoditi emas di dunia tidak bisa bertambah.
Salah satu keuntungan lainnya adalah harga emas juga dipatok dalam US dollar, jadi bila terjadi peningkatan nilai US dollar, Anda bisa memperoleh dua keuntungan langsung yaitu dari kenaikan dollar dan juga kenaikan dari harga emas itu sendiri. Tapi kondisinya pun bisa sama, bila harga emas sedang turun. Tapi untuk jangka panjang harga emas cenderung stabil dan naik.
Bila dibandingkan dengan berinvestasi langsung di mata uang USD, emas lebih menguntungkan. Di Indonesia, money changer relatif rewel. Mereka menghargai murah mata uang keluaran lama atau mata uang yang terlipat. Belum lagi ada risiko nomer seri palsu. Akibatnya, menyimpan mata uang USD harus selalu diperbarui. Berbeda dengan emas yang bisa dibeli dan didiamkan saja beberapa lama.
Kekurangan Investasi Emas
Kekurangan investasi dalam emas adalah pada faktor penyimpanan / storage dan perawatan / handling. Menyimpan emas dalam jumlah banyak relatif beresiko dan mahal. Selain itu, apabila penyimpanan kurang baik, walau dibungkus protective cover, memungkinkan terjadinya oksidasi dan perubahan warna. Khususnya emas dalam bentuk koin, kalau jatuh, penyok, atau cuil, sulit untuk di-treatment ulang dan bisa mengurangi harga. Dalam investasi emas, Anda cenderung harus lebih hati-hati dan memperhatikan dalam hal perawatan dan penyimpanan.
Salah satu kekurangan lain adalah return-nya relatif stabil dan kalah menggairahkan bila dibandingkan saham atau properti. Juga, sangat tidak disarankan untuk berinvestasi emas hanya dalam jangka pendek (1 tahun atau kurang). Jadi, berdasar kelebihan dan kekurangan tersebut, menurut saya emas cenderung lebih tepat untuk lindung nilai /hedging dari pada investasi.
Lakukan Wudhu Lahir Bathin
Suatu hari, Isam menghadiri majelis seorang ‘abid bernama Hatim al-Assam dan bertanya, “Wahai Aba Abdurrahman, bagaimanakah caranya Anda shalat?”. Hatim menjawab, “Jika masuk waktu shalat, aku berwudhu zhahir (lahir) dan batin.”
Isam bertanya, “Bagaimana wudhu zhahir dan batin itu?”Hatim berkata, “Wudhu zhahir sebagaimana biasa yaitu membasuh seluruh anggota wudhu dengan air. Sementara wudhu batin ialah dengan membasuh anggota dengan tujuh perkara: bertaubat, menyesali dosa yang telah dilakukan, tidak tergila-gila akan dunia, tidak mencari/mengharap pujian orang (riya’), tinggalkan sifat berbangga, tinggalkan sifat khianat dan menipu, dan meninggalkan sifat dengki.”
Hatim menambahkan, “Lalu aku pergi ke mesjid. Aku kemaskan semua anggotaku dan menghadap kiblat. Aku berdiri dengan penuh kewaspadaan dan aku rasakan aku sedang berhadapan dengan Allah, surga di sebelah kananku dan neraka di sebelah kiriku, malaikat maut berada di belakangku dan aku bayangkan pula aku seolah-olah berdiri di atas titian “shiratal mustaqim” dan menganggap bahwa shalatku kali ini adalah shalat terakhir bagiku, lalu aku berniat dan bertakbir dengan baik.”
“Setiap bacaan dan doa dalam shalat kupahami maknanya, kemudian aku ruku’ dan sujud dengan tawadhu. Aku tasyahud dengan penuh pengharapan dan aku memberi salam dengan ikhlas. Begitulah aku shalat selama 30 tahun.”
Mendengar penjelasan itu, Isam menangis karena membayangkan ibadahnya yang kurang baik bila dibandingkan dengan Hatim.
BERDO’A DENGAN SUARA LEMBUT
http://www.masnuntholab.blogspot.com Pendahuluan
Berdo’a adalah merupakan ibadah yang diperintahkan Allah kepada hambaNya. Allah subhanahuwata’ala berjanji akan mengabulkan hambaNya yang berdo’a kepadaNya.
QS. Al-Mu’min/Ghafir 40 : 60
ََููุงَู ุฑَุจُُّูู ْ ุงُุฏْุนُِْْููู ุฃَุณْุชَุฌِุจْ َُููู ْ ุฅَِّู ุงَّูุฐَِْูู َูุณْุชَْูุจِุฑَُْูู ุนَْู ุนِุจَุงุฏَุชِู ุณََูุฏْุฎَُُْููู ุฌَََّููู َ ุฏَุงุฎِุฑَِْูู
Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”.
Rasulullah Shallallaahu ’alaihi wasallam bersabda :
ุงู ุงูุฏุนุงุก ููุงูุนุจุงุฏุฉ ุซู ูุฑุฃ : ุงุฏْุนُِููู ุฃَุณْุชَุฌِุจْ َُููู ْ
“Sesungguhnya do’a itu ibadah, kemudian beliau membaca : Berdoalah kepadaKu niscaya Aku perkenankan bagimu” (HR. Ashabul Sunan dan Al-Hakim).
[Ihya Ulumiddin 2, hal. 395]
Berdo’a Dengan Suara Lembut
Dalil 1
QS. Al-A’raf (7) ayat 55 :
ุงُุฏْุนُْูุง ุฑَุจَُّูู ْ ุชَุถَุฑُّุนًุง َّูุฎَُْููุฉً ุฅَُِّูู َูุง ُูุญِุจُّ ุงْูู ُุนْุชَุฏَِْูู
Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
Dalil 2
QS. Al-A’raf (7) ayat 205 :
ูุงุฐูุฑ ุฑุจู ูู ููุณู ุชุถุฑุนุง ูุฎููุฉ ูุฏูู ุงูุฌูุฑ ู ู ุงูููู ุจุงูุบุฏู ูุงูุขุตุงู ููุง ุชูู ู ู ุงูุบุงูููู
Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.
Dalil 3
QS. Maryam 19 : 3
ุฅุฐ ูุงุฏู ุฑุจู ูุฏุงุก ุฎููุง
yaitu tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut.
Dalil 4
QS. Al-Israa 17 : 110
ูู ุงุฏุนูุง ุงููู ุฃู ุงุฏุนูุง ุงูุฑุญู ู ุฃูุง ู ุง ุชุฏุนูุง ููู ุงูุฃุณู ุงุก ุงูุญุณูู ููุง ุชุฌูุฑ ุจุตูุงุชู ููุง ุชุฎุงูุช ุจูุง ูุงุจุชุบ ุจูู ุฐูู ุณุจููุง
Katakanlah: “Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaaulhusna (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu”
Dalil 5
ุนู ุฃุจู ู ูุณู ุงูุฃุดุนุฑู ูุงู ุฑูุน ุงููุงุณ ุฃุตูุงุชูู ุจุงูุฏุนุงุก ููุงู ุฑุณูู ุงููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู «ุฃููุง ุงููุงุณ ุงุฑุจุนูุง ุนูู ุฃููุณูู ูุฅููู ูุง ุชุฏุนูู ุฃุตู ููุง ุบุงุฆุจุงً ุฅู ุงูุฐู ุชุฏุนูู ุณู ูุน ูุฑูุจ»
Dari Abu Musa Al-Asy’ari berkata : ”Kami datang bersama dengan Rasulullah. Ketika kami dekat dengan Madinah beliau membaca takbir, dan manusia membaca takbir dan mengeraskan suara mereka. Maka Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :
”Hai manusia, tenangkanlah diri kalian, karena sesungguhnya kalian bukanlah menyeru (Tuhan) yang tuli dan bukan pula (Tuhan) yang ghaib. Sesungguhnya Tuhan yang kalian seru itu Maha Mendengar dan Maha Dekat.” (HR. Al-Bukhari 4/2076)
[lihat Tafsir Al-Qurthubi 7, hal. 532]
Dalil 6
Dari Abu Musa Al-Asy’ari berkata : ”Kami datang bersama dengan Rasulullah. Ketika kami dekat dengan Madinah beliau membaca takbir, dan manusia membaca takbir dan mengeraskan suara mereka. Maka Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :
ูุงุฃููุง ุงููุงุณ ุฅู ุงูุฐู ุชุฏุนูู ููุณ ุจุงุตู ููุง ุบุงุฆุจ ุฅู ุงูุฐู ุชุฏุนูู ุจูููู ู ุจูู ุงุนูุงู ุฑูุงุจูู
Hai manusia, sesungguhnya zat yang kamu berdoa (kepadaNya) tidaklah tuli dan bukan pula (Tuhan) yang ghaib. Sesungguhnya Dzat yang kamu berdo’a (kepadaNya) itu diantara kamu dan antara tengkuk-tengkuk kendaraanmu”. (Mutafaq ‘Alaih)
[Ihya Ulumiddin 2, hal. 401]
Pendapat Para ’Ulama Tentang Adab Berdo’a
1. Ibnu Katsir
Imam Ibnu Katsir dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir menjelaskan :
ุฃุฑุดุฏ ุชุจุงุฑู ูุชุนุงูู ุนุจุงุฏู ุฅูู ุฏุนุงุฆู ุงูุฐู ูู ุตูุงุญูู ูู ุฏููุงูู ูุฃุฎุฑุงูู ููุงู {ุงุฏุนูุง ุฑุจูู ุชุถุฑุนุงً ูุฎููุฉ} ููู ู ุนูุงู ุชุฐููุงً ูุงุณุชูุงูู, ูุฎููุฉ ููููู {ูุงุฐูุฑ ุฑุจู ูู ููุณู} ุงูุงَูุฉ
ููู ุงูุตุญูุญูู ุนู ุฃุจู ู ูุณู ุงูุฃุดุนุฑู ูุงู ุฑูุน ุงููุงุณ ุฃุตูุงุชูู ุจุงูุฏุนุงุก ููุงู ุฑุณูู ุงููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู «ุฃููุง ุงููุงุณ ุงุฑุจุนูุง ุนูู ุฃููุณูู ูุฅููู ูุง ุชุฏุนูู ุฃุตู ููุง ุบุงุฆุจุงً ุฅู ุงูุฐู ุชุฏุนูู ุณู ูุน ูุฑูุจ» ุงูุญุฏูุซ, ููุงู ุงุจู ุฌุฑูุฌ ุนู ุนุทุงุก ุงูุฎุฑุงุณุงูู ุนู ุงุจู ุนุจุงุณ ูู ูููู {ุชุถุฑุนุงً ูุฎููุฉ} ูุงู ุงูุณุฑ
ููุงู ุงุจู ุฌุฑูุฑ ุชุถุฑุนุงً ุชุฐููุงً ูุงุณุชูุงูุฉ ูุทุงุนุชู ูุฎููุฉ ูููู ุจุฎุดูุน ูููุจูู ูุตุญุฉ ุงููููู ุจูุญุฏุงููุชู ูุฑุจูุจูุชู ููู ุง ุจูููู ูุจููู ูุง ุฌูุฑุงً ู ุฑุงุกุงุฉ ููุงู ุนุจุฏ ุงููู ุจู ุงูู ุจุงุฑู ุจู ูุถุงูุฉ ุนู ุงูุญุณู ูุงู: ุฅู ูุงู ุงูุฑุฌู ููุฏ ุฌู ุน ุงููุฑุขู ูู ุง ูุดุนุฑ ุจู ุงููุงุณ ูุฅู ูุงู ุงูุฑุฌู ููุฏ ููู ุงูููู ุงููุซูุฑ ูู ุง ูุดุนุฑ ุจู ุงููุงุณ ูุฅู ูุงู ุงูุฑุฌู ููุตูู ุงูุตูุงุฉ ุงูุทูููุฉ ูู ุจูุชู ูุนูุฏู ุงูุฒูุงุฑ ูู ุง ูุดุนุฑูู ุจู ูููุฏ ุฃุฏุฑููุง ุฃููู ุงً ู ุง ูุงู ุนูู ุงูุฃุฑุถ ู ู ุนู ู ููุฏุฑูู ุฃู ูุนู ููู ูู ุงูุณุฑ ููููู ุนูุงููุฉ ุฃุจุฏุงً ูููุฏ ูุงู ุงูู ุณูู ูู ูุฌุชูุฏูู ูู ุงูุฏุนุงุก ูู ุง ูุณู ุน ููู ุตูุช ุฅู ูุงู ุฅูุง ูู ุณุงً ุจูููู ูุจูู ุฑุจูู ูุฐูู ุฃู ุงููู ุชุนุงูู ูููู {ุงุฏุนูุง ุฑุจูู ุชุถุฑุนุงً ูุฎููุฉ} ูุฐูู ุฃู ุงููู ุฐูุฑ ุนุจุฏุงً ุตุงูุญุงً ุฑุถู ูุนูู ููุงู {ุฅุฐ ูุงุฏู ุฑุจู ูุฏุงุก ุฎููุงً} ููุงู ุงุจู ุฌุฑูุฌ ููุฑู ุฑูุน ุงูุตูุช ูุงููุฏุงุก ูุงูุตูุงุญ ูู ุงูุฏุนุงุก ููุคู ุฑ ุจุงูุชุถุฑุน ูุงูุงุณุชูุงูู. ุซู ุฑูู ุนู ุนุทุงุก ุงูุฎุฑุงุณุงูู ุนู ุงุจู ุนุจุงุณ ูู ูููู {ุฅูู ูุง ูุญุจ ุงูู ุนุชุฏูู} ูู ุงูุฏุนุงุก ููุง ูู ุบูุฑู.
Allah subhanahuwata’ala memberikan petunjuk kepada hamba-hambaNya agar mereka berdoa memohon kepadaNya untuk kebaikan urusan dunia dan akhirat mereka. Untuk itu Allah subhanahuwata’ala berfirman :
ุงุฏุนูุง ุฑุจูู ุชุถุฑุนุง ูุฎููุฉ ุฅูู ูุง ูุญุจ ุงูู ุนุชุฏูู
Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
Menurut satu pendapat, makna yang dimaksud ialah mengucapkan do’a dengan perasaan yang rendah diri, penuh harap dan dengan suara yang lemah lembut. Perihalnya sama dengan makna yang terkandung di dalam firmanNya :
ูุงุฐูุฑ ุฑุจู ูู ููุณู
Dan sebutlah nama Tuhanmu dalam hatimu… (QS. Al-A’raf 7 : 205)
Didalam kitab Sahihain disebutkan dari Abu Musa Al-Asy’ari yang menceritakan bahwa suara orang-orang terdengar keras saat mengucapkan do’anya. Maka Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :
ุฃููุง ุงููุงุณ ุงุฑุจุนูุง ุนูู ุฃููุณูู ูุฅููู ูุง ุชุฏุนูู ุฃุตู ููุง ุบุงุฆุจุงً ุฅู ุงูุฐู ุชุฏุนูู ุณู ูุน ูุฑูุจ
Hai manusia, tenangkanlah diri kalian, karena sesungguhnya kalian bukanlah menyeru (Tuhan) yang tuli dan bukan pula (Tuhan) yang ghaib. Sesungguhnya Tuhan yang kalian seru itu Maha Mendengar dan Maha Dekat.
Ibnu Juraij meriwayatkan dari Ata Al-Khurasani dari Ibnu Abbas sehubungan dengan firmanNya : “Dengan berendah diri dan suara yang lembut”
Yang dimaksud dengan khiifah adalah suara yang pelan.
Ibnu Jarir mengatakan, makna tadarru’ ialah berendah diri dan tenang dalam ketaatan kepadaNya. Yang dimaksud dengan khiifah ialah dengan hati yang khusyuk, penuh keyakinan terhadap Keesaan dan KekuasaanNya terhadap semua yang ada antara kalian dan Dia, bukan dengan suara yang keras untuk pamer.
Abdullah Ibnul Mubarrak meriwayatkan dari Mubarak Ibnul Fudalah, dari Al-Hasan yang mengatakan bahwa sesungguhnya dahulu ada orang yang benar-benar hafal Al-Qur’an seluruhnya, tetapi tidak ada seorangpun yang mengetahuinya. Dahulu ada orang yang benar-benar banyak menguasai ilmu fiqih tetapi tidak ada seorangpun yang mengetahuinya. Sesungguhnya dahulu ada orang yang benar-benar gemar melakukan shalat yang panjang-panjang di dalam rumahnya, sedangkan di rumahnya banyak pengunjung yang bertamu tetapi mereka tidak mengetahuinya.Sesungguhnya kita sekarang menjumpai banyak orang yang tiada suatu amalpun di muka bumi ini mereka mampu mengerjakannya secara sembunyi, tetapi mereka mengerjakannya secara terang-terangan. Padahal sesungguhnya kaum muslim di masa lalu selalu berupaya dengan keras dalam do’anya tanpa terdengar suaranya selain hanya bisikan antara mereka dan Tuhannya.Demikian itu karena Allah telah telah berfirman dalam kitabNya :
Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. (QS. Al-A’raf 7 : 55)
Dan firman Allah Subhanahu wata’ala ketika menceritakan seorang hamba yang saleh yang Dia ridhoi perbuatannya, yaitu :
Yaitu tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut. (QS. Maryam 19 : 3)
Ibnu Juraij mengatakan bahwa makruh mengeraskan suara, berseru, dan menjerit dalam berdo’a; hal yang diperintahkan ialah melakukannya dengan penuh rasa rendah diri dan hati yang khusyuk. Kemudian Ibnu Juraij meriwayatkan dari Ata Al-Khurasani dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firmanNya :
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (QS. Al-A’raf 7 : 55)
Yakni dalam berdo’a dan dalam hal yang lainnya.
[Tafsir Ibnu Katsir 8, hal. 359].
2. Imam Al-Qurthubi
Imam Qurthubi dalam kitab Tafsir Al-Qurthubi menjelaskan :
ูููู ุชุนุงูู: “ุงุฏุนูุง ุฑุจูู ” ูุฐุง ุฃู ุฑ ุจุงูุฏุนุงุก ูุชุนุจุฏ ุจู. ุซู ูุฑู ุฌู ูุนุฒ ุจุงูุฃู ุฑ ุตูุงุช ุชุญุณู ู ุนู، ููู ุงูุฎุดูุน ูุงูุงุณุชูุงูุฉ ูุงูุชุถุฑุน. ูู ุนูู “ุฎููุฉ” ุฃู ุณุฑุง ูู ุงูููุณ ููุจุนุฏ ุนู ุงูุฑูุงุก؛ ูุจุฐูู ุฃุซูู ุนูู ูุจูู ุฒูุฑูุง ุนููู ุงูุณูุงู ุฅุฐ ูุงู ู ุฎุจุฑุง ุนูู: “ุฅุฐ ูุงุฏู ุฑุจู ูุฏุงุก ุฎููุง” [ู ุฑูู : 3].
ููุญูู ููู ุงููุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู : (ุฎูุฑ ุงูุฐูุฑ ุงูุฎูู ูุฎูุฑ ุงูุฑุฒู ู ุง ูููู). ูุงูุดุฑูุนุฉ ู ูุฑุฑุฉ ุฃู ุงูุณุฑ ููู ุง ูู ูุนุชุฑุถ ู ู ุฃุนู ุงู ุงูุจุฑ ุฃุนุธู ุฃุฌุฑุง ู ู ุงูุฌูุฑ. ูุงู ุงูุญุณู ุจู ุฃุจู ุงูุญุณู: ููุฏ ุฃุฏุฑููุง ุฃููุงู ุง ู ุง ูุงู ุนูู ุงูุฃุฑุถ ุนู ู ููุฏุฑูู ุนูู ุฃู ูููู ุณุฑุง ููููู ุฌูุฑุง ุฃุจุฏุง. ูููุฏ ูุงู ุงูู ุณูู ูู ูุฌุชูุฏูู ูู ุงูุฏุนุงุก ููุง ูุณู ุน ููู ุตูุช، ุฅู ูู ุฅูุง ุงููู ุณ ุจูููู ูุจูู ุฑุจูู . ูุฐูู ุฃู ุงููู ุชุนุงูู ูููู: “ุงุฏุนูุง ุฑุจูู ุชุถุฑุนุง ูุฎููุฉ”. ูุฐูุฑ ุนุจุฏุง ุตุงูุญุง ุฑุถู ูุนูู ููุงู: “ุฅุฐ ูุงุฏู ุฑุจู ูุฏุงุก ุฎููุง” [ู ุฑูู : 3].
ููุฏ ุงุณุชุฏู ุฃุตุญุงุจ ุฃุจู ุญูููุฉ ุจูุฐุง ุนูู ุฃู ุฅุฎูุงุก “ุขู ูู” ุฃููู ู ู ุงูุฌูุฑ ุจูุง؛ ูุฃูู ุฏุนุงุก. ููุฏ ู ุถู ุงูููู ููู ูู “ุงููุงุชุญุฉ”.
ูุฑูู ู ุณูู ุนู ุฃุจู ู ูุณู ูุงู: ููุง ู ุน ุงููุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ูู ุณูุฑ – ููู ุฑูุงูุฉ ูู ุบุฒุงุฉ – ูุฌุนู ุงููุงุณ ูุฌูุฑูู ุจุงูุชูุจูุฑ – ููู ุฑูุงูุฉ ูุฌุนู ุฑุฌู ููู ุง ุนูุง ุซููุฉ ูุงู: ูุง ุฅูู ุฅูุง ุงููู – ููุงู ุฑุณูู ุงููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู : (ุฃููุง ุงููุงุณ ุฃุฑุจุนูุง ุนูู ุฃููุณูู ุฅููู ูุณุชู ุชุฏุนูู ุฃุตู ููุง ุบุงุฆุจุง ุฅููู ุชุฏุนูู ุณู ูุนุง ูุฑูุจุง ููู ู ุนูู ). ุงูุญุฏูุซ.
Firman Allah, “Berdoalah kepada Tuhanmu” adalah perintah untuk berdo’a dan menyembah-Nya. Kemudian Allah menyandingkan perintah ini dengan sifat-sifat yang membuat do’a tersebut menjadi lebih baik. Seperti bersikap khusyu’, bersuara lembut, dan memohon dengan bersimpuh dihadapanNya. Maka lafadz “Wakhufyah” adalah bersuara pelan di dalam hati untuk menghindari perasaan riya. Oleh karena itu Allah memuji Nabi Zakaria di dalam firmanNya,
ุฅุฐ ูุงุฏู ุฑุจู ูุฏุงุก ุฎููุง
Yaitu tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut. (QS. Maryam 19 : 3)
Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam,
ุฎูุฑ ุงูุฐูุฑ ุงูุฎูู ูุฎูุฑ ุงูุฑุฒู ู ุง ูููู
“Sebaik-baik dzikir adalah dengan suara yang lembut, sedangkan sebaik-baik rezeki adalah yang mencukupi” (Hadits ini disebutkan oleh As-Suyuthi dalam Al-Jami’us Saghir no. 4009 dari riwayat Ahmad, Ibnu Hibban dan Baihaqi).
Syariat telah menetapkan bahwa berbuat sesuatu yang baik dengan sembunyi-sembunyi lebih besar pahalanya daripada melakukannya secara terang-terangan. Makna seperti ini telah dijelaskan dalam surat Al-Baqarah.
Al Hasan bin Abu Al Hasan berkata, “Kami mengetahui ada beberapa kaum di muka bumi ini yang mampu nelakukan sesuatu dengan sembunyi-sembunyi akan tetapi mereka selalu melakukannya secara terang-terangan. Kaum muslimin bersungguh-sungguh dalam berdo’a, namun tidak terdengar suara mereka. Doa yang mereka panjatkan hanya berupa bisikan antara mereka dengan Tuhan mereka” (Lihat Tafsir Al Hasan Al Bashri 1/380).
Hal itu karena Allah Subhanahu wata’ala berfirman, “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut.” Begitu pula Allah menyebutkan seorang hamba yang shalih karena Dia ridha atas perbuatan hamba tersebut. Allah Subhanahu wata’ala berfirman, “Yaitu tatkala ia berdo’a kepada Tuhannya dengan suara yang lembut” (QS. Maryam 19 : 3)
Para pengikut Abu Hanifah berdalil dengan ayat ini bahwa mengucapkan aamiin dengan suara lembut lebih utama daripada diucapkan dengan suara keras. Karena lafadz tersebut termasuk do’a. Pembahasan mengenai hal ini telah dijelaskan dalam surah Al-Fatihah.
Muslim meriwayatkan dari Abu Musa, dia berkata, “Kami pernah bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dalam sebuah perjalanan –dalam riwayat lain disebutkan, dalam sebuah peperangan- , lalu orang-orang mengeraskan suara takbir—dalam riwayat lain disebutkan bahwa ada seseorang setiap kali mengeraskan suaranya saat mengucapkan, Laa ilaaha illallaah—, maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Wahai manusia, lembutlah terhadap diri kalian sendiri. Sesungguhnya kalian tidak sedang berdo’a kepada dzat yang tuli dan ghaib. Kalian sedang berdo’a kepada Dzat Yang Maha Mendengar dan dekat, Dia selalu bersama kalian” (HR. Al Bukhari).
[Tafsir Al-Qurtubhi 7, hal. 530-532]
3. Ibnu Jarir Ath-Thabari
Ibnu Jarir Ath-Thabari dalam Kitab Tafsir Ath-Thabari menjelaskan :
ูููู ุชุนุงูู ุฐูุฑู: ุงุฏุนูุง ุฃููุง ุงููุงุณ ุฑุจูู ูุญุฏู, ูุฃุฎูุตูุง ูู ุงูุฏุนุงุก ุฏูู ู ุง ุชุฏุนูู ู ู ุฏููู ู ู ุงูุงَููุฉ ูุงูุฃุตูุงู . ุชَุถَุฑّุนุง ูููู: ุชุฐููุงً ูุงุณุชูุงูุฉ ูุทุงุนุชู. َูุฎَُْููุฉً ูููู: ุจุฎุดูุน ูููุจูู ูุตุญุฉ ุงููููู ู ููู ุจูุญุฏุงููุชู ููู ุง ุจูููู ูุจููู, ูุง ุฌูุงุฑุง ู ุฑุงุกุงุฉ, ููููุจูู ุบูุฑ ู ูููุฉ ุจูุญุฏุงููุชู ูุฑุจูุจูุชู, ูุนู ุฃูู ุงูููุงู ูุงูุฎุฏุงุน ููู ููุฑุณููู. ูู ุง:
1ู ุญุฏุซูู ุงูู ุซูู, ูุงู: ุญุฏุซูุง ุณููุฏ ุจู ูุตุฑ, ูุงู: ุฃุฎุจุฑูุง ุงุจู ุงูู ุจุงุฑู, ุนู ุงูู ุจุงุฑู ูุถุงูุฉ, ุนู ุงูุญุณู, ูุงู: ุฅู ูุงู ุงูุฑุฌู ููุฏ ุฌู ุน ุงููุฑุขู ูู ุง ูุดุนุฑ ุฌุงุฑู, ูุฅู ูุงู ุงูุฑุฌู ููุฏ ููู ุงูููู ุงููุซูุฑ ูู ุง ูุดุนุฑ ุจู ุงููุงุณ, ูุฅู ูุงู ุงูุฑุฌู ููุตูู ุงูุตูุงุฉ ุงูุทูููุฉ ูู ุจูุชู ูุนูุฏู ุงูุฒّูุงุฑ ูู ุง ูุดุนุฑูู ุจู. ูููุฏ ุฃุฏุฑููุง ุฃููุงู ุง ู ุง ูุงู ุนูู ุงูุฃุฑุถ ู ู ุนู ู ููุฏุฑูู ุนูู ุฃู ูุนู ููู ูู ุงูุณุฑّ ููููู ุนูุงููุฉ ุฃุจุฏุง. ูููุฏ ูุงู ุงูู ุณูู ูู ูุฌุชูุฏูู ูู ุงูุฏุนุงุก ูู ุง ูุณู ุน ููู ุตูุช ุฅู ูุงู ุฅูุงّ ูู ุณุง ุจูููู ูุจูู ุฑุจูู ูุฐูู ุฃู ุงููู ูููู: ุงุฏْุนُูุง ุฑَุจُّูู ُ ุชَุถَุฑّุนุง َูุฎَُْููุฉً ูุฐูู ุฃู ุงููู ุฐูุฑ ุนุจุฏุง ุตุงูุญุง, ูุฑุถู ูุนูู ููุงู: ุฅุฐْ ูุงุฏَู ุฑَุจُّู ِูุฏَุงุกً ุฎَِّููุง.
2ู ุญุฏุซูุง ุงุจู ุญู ูุฏ, ูุงู: ุญุฏุซูุง ุฌุฑูุฑ, ุนู ุนุงุตู ุงูุฃุญูู, ุนู ุฃุจู ุนุซู ุงู ุงูููุฏู, ุนู ุฃุจู ู ูุณู, ูุงู: ูุงู ุงููุจّู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ูู ุบุฒุงุฉ, ูุฃุดุฑููุง ุนูู ูุงุฏ ููุจุฑูู ููููููู ููุฑูุนูู ุฃุตูุงุชูู , ููุงู: «ุฃّููุง ุงّููุงุณُ ุงุฑْุจَุนُูุง ุนูู ุฃُْููุณُِูู ْ, ุฅُّููู ْ ูุง ุชَุฏْุนَُูู ุฃุตَู ّ َููุง ุบุงุฆِุจุง ุฅُّููู ْ ุชَุฏْุนَُูู ุณَู ِูุนุง َูุฑِูุจุง ู َุนَُูู ْ».
3ู ุญุฏุซูุง ุงููุงุณู , ูุงู: ุญุฏุซูุง ุงูุญุณูู, ูุงู: ุซูู ุญุฌุงุฌ, ุนู ุงุจู ุฌุฑูุฌ, ุนู ุนุทุงุก ุงูุฎุฑุงุณุงูู, ุนู ุงุจู ุนุจุงุณ, ูููู: ุงุฏْุนُูุง ุฑَุจُّูู ْ ุชَุถَุฑّุนุง َูุฎَْْููุฉً ูุงู: ุงูุณุฑّ.
Allah berfirman : Wahai manusia, berdo’alah hanya kepada Tuhanmu. Bersikap ikhlaslah dalam berdoa kepadaNya tanpa berdo’a kepada yang lain seperti kepada tuhan-tuhan lain dan berhala-berhala.
Firman Allah “Berserah diri” maknanya adalah merendahkan diri dan bersikap tenang dalam menaatiNya.
Firman Allah “Dan suara yang lembut” maknanya adalah, dengan hatimu yang khusyu dan keyakinan yang benar darimu akan keesaanNya diantara dirimu denganNya. Bukan dengan suara yang terlalu keras dan hati yang tidak yakin akan keesaanNya dan pemeliharaanNya. Seperti tipuan yang dilakukan oleh orang-orang mubafik kepada Allah dan RasulNya.
Riwayat-riwayat yang menjelaskan hal tersebut adalah :
1. Al-Mutsanna menceritakan kepadaku, ia berkata : Suwaid bin Nashr menceritakab kepada kami, ia berkata : Ibnu Al-Mubarak memberitakan kepada kami dari Al-Mubarak bin Fadhalah, dari Al-Hasan, ia berkata, ”Jika seseorang telah mengkaji Al-Qur’an secara keseluruhan, maka tetangganya tidak merasakannya. Jika seseorang itu memahami banyak pemahaman, maka orang lain tidak merasakannya. Jika seseorang melaksanakan shalat yang lama di rumahnya, lalu ada tamu yang berkunjung kepadanya, maka para tamu itu tidak merasakannya. Kami telah bertemu dengan beberapa orang di atas bumi ini, sebenarnya mereka mampu melakukan suatu amal secara rahasia, akan tetapi selamanya ia justru melakukannya secara terang-terangan. Pada zaman dahulu kaum muslim berdo’a bersungguh-sungguh, akan tetapi orang di sekeliling mereka tidak mendengarnya melainkan hanya seperti pembicaraan antara ia dengan Tuhannya, karena Allah berfirman : ”Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut” Sebab Allah menyebutkan tentang seorang hambaNya yang shalih dan Dia menyukai perbuatan hambaNya itu, ”yaitu tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut” (QS. Maryam 19 : 3) (Ibnu Al-Mubarak dalam Az-Zuhd 1/49 dan As-Suyuthi dalam Ad-Durr Al-Mansur 3/476.
2. Ibnu Humaid menceritakan kepada kami, ia berkata : Jarir menceritakan kepada kami dari Ashim Al-Ahwal, dari Abu Utsman An-Nahdi, dari Abu Musa, ia berkata : Rasulullah Shallallaahu ’alaihi wasallam berada dalam suatu peperangan, mereka berada di suatu lembah, mereka bertakbir dan mengucapkan kalimat ’Laa ilaaha illallaah’ dengan mengangkat suara tinggi. Rasulullah Shallallaahu ’alaihi wasallam bersabda, ”Wahai manusia, konsistenlah terhadap urusan kamu. Sesungguhnya kamu bukan menyeru kepada Tuhan yang tuli dan yang gaib, akan tetapi kamu menyeru kepada Dia Yang Maha Mendengar, Maha Dekat, dan Dia bersama kamu” (Al-Bukhari dalam Al-Maghazi no. 4205; Muslim dalam Adz-Dzikr wa ad-Du’a no. 44).
3. Al-Qasim menceritakan kepada kami, ia berkata : Al-Husein menceritakan kepada kami, ia berkata : Hajjaj menceritakan kepadaku dari Ibnu Juraij, dari Atha Al-Khurasani, dari Ibnu Abbas, tentang ayat, ”Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut”. Ia berkata, ”Maknanya adalah, dengan rahasia” (Al-Baghawi dalam Ma’alim At-Tanzil 2/482.)
4. Jalaludin As-Suyuthi dan Jalaludin Al-Mahali
Jalaludin As-Suyuthi dan Jalaludin Al-Mahali dalam kitab Tafsir Jalalain menjelaskan :
{ ุงุฏุนูุง ุฑุจูู ุชุถุฑุนุง } ุญุงู ุชุฐููุง { ูุฎููุฉ } ุณุฑุง { ุฅูู ูุง ูุญุจ ุงูู ุนุชุฏูู } ูู ุงูุฏุนุงุก ุจุงูุชุดุฏู ูุฑูุน ุงูุตูุช
(Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri) menjadi hal, yakni merendahkan diri
(dan dengan suara yang lembut) secara berbisik-bisik
(Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas) di dalam berdoa. Seperti banyak berbicara dengan suara yang keras.
5. Imam Syafi’i
Imam Syafi’i dalam kitab Al-Umm berkata :
ูุฃู ุฅู ุงู ุฐูุฑ ุงููู ุจู ุง ูุตูุช ุฌูุฑุง ุฃู ุณุฑุง ุฃู ุจุบูุฑู ูุญุณู ูุฃุฎุชุงุฑ ููุงู ุงู ูุงูู ุฃู ูู ุฃู ูุฐูุฑ ุงููู ุจุนุฏ ุงูุงูุตุฑุงู ู ู ุงูุตูุงุฉ ููุฎููุงู ุงูุฐูุฑ ุฅูุง ุฃู ูููู ุฅู ุงู ุง ูุฌุจ ุฃู ูุชุนูู ู ูู ููุฌูุฑ ุญุชู ูุฑู ุฃูู ูุฏ ุชุนูู ู ูู ุซู ูุณุฑ ูุฅู ุงููู ุนุฒู ูุฌู ูููู ููุง ุชุฌูุฑ ุจุตูุงุชู ููุง ุชุฎุงูุช ุจูุง
Saya memilih untuk berdzikir kepada Allah setelah selesai shalat dengan merendahkan suara bagi imam dan makmum, kecuali apabila ia adalah seorang imam yang wajib diambil pelajaran darinya, maka ia harus mengeraskan bacaan dzikirnya hingga ia mengira bahwa orang-orang telah mengerti dan mendapat pelajaran darinya. Kemudian ia membaca perlahan-lahan, karena sesungguhnya Allah subhanahu wata’ala berfirman,
“Dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya” (QS. Ali-Imran 17 : 110).
[Ringkasan Kitab Al-Umm 1, hal. 197].
6. Imam Ghazali
Imam Ghazali dalam kitab Ihya Ulumiddin menjelaskan tata kesopanan berdo’a :
ุฎูุถ ุงูุตูุช ุจูู ุงูู ุฎุงูุชุฉ ูุงูุฌูุฑ ูู ุง ุฑูู ุฃู ุฃุจุง ู ูุณู ุงูุฃุดุนุฑู ูุงู: ูุฏู ูุง ู ุน ุฑุณูู ุงููู ููู ุง ุฏูููุง ู ู ุงูู ุฏููุฉ ูุจุฑ ููุจุฑ ุงููุงุณ ูุฑูุนูุง ุฃุตูุงุชูู ููุงู ุงููุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ูุง ุฃููุง ุงููุงุณ ุฅู ุงูุฐู ุชุฏุนูู ููุณ ุจุฃุตู ููุง ุบุงุฆุจ ุฅู ุงูุฐู ุชุฏุนูู ุจูููู ูุจูู ุฃุนูุงู ุฑูุงุจูู ”
Melunakkan suara antara menyembunyikan dan mengeraskan karena diriwayatkan bahwasanya Abu Musa Al-Asy’ari berkata :
“Kami datang bersama dengan Rasulullah. Ketika kami dekat dengan Madinah beliau membaca takbir, dan manusia membaca takbir dan mengeraskan suara mereka. Maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
ูุง ุฃููุง ุงููุงุณ ุฅู ุงูุฐู ุชุฏุนูู ููุณ ุจุฃุตู ููุง ุบุงุฆุจ ุฅู ุงูุฐู ุชุฏุนูู ุจูููู ูุจูู ุฃุนูุงู ุฑูุงุจูู
‘Wahai manusia, sesungguhnya Dzat Yang kamu berdo’a (kepadaNya) tidaklah tuli dan ghaib. Sesungguhnya Dzat yang berdoa (kepadaNya) itu diantara kamu dan antara tengkuk-tengkuk kendaraanmu,” (Mutafaq Alaih).
[Kitab ihya Ulumiddin 2, hal. 401].
Penutup
Uraian di atas bukanlah pendapat penulis pribadi, melainkan pendapat para ulama ahli tafsir terkemuka di kalangan umat islam. Karena Rasulullah Shallallaahu ’alaihi wasallam mengingatkan agar kita tidak menafsirkan alquran sesuai dengan pikiran sendiri, melainkan harus diserahkan kepada para ahlinya, dalam hal ini para ulama ahli tafsir.
At-Tirmidzi meriwayatkan dari Ibnu Abbas, dari Rasulullah, beliau bersabda :
ุงِุชَُّููุง ุงْูุญَุฏِْูุซَ ุนَِّูู ุงَِّูุง ู َุง ุนَِูู ْุชُู ْ َูู َْู َูุฐَุจَ ุนَََّูู ู ُุชَุนَู ِّุฏًุง ََْูููุชَุจََّูุฃُ ู َْูุนَุฏَُู ู َِู ุงَّููุงุฑِ، َูู َْู َูุงَู ِูู ุงููุฑุขِู ุจِุฑَุฃِِْูู ََْูููุชَุจََّูุฃُ ู َْูุนَุฏَُู ู َِู ุงَّููุงุฑِ
“Jagalah hadits dariku kecuali yang telah aku ajarkan. Siapa saja yang berdusta atas namaku secara sengaja maka hendaklah dia menempati tempat duduknya yang terbuat dari api neraka. Siapa saja yang menafsirkan Al-Quran dengan menggunakan pendapatnya sendiri maka hendaknya dia menempati tempat duduknya dari neraka”
[HR. At-Tirmidzi, Bab Tentang Orang Yang Menafsirkan Al-Quran dengan Pendapatnya Sendiri, no. 2591]
[lihat Tafsir Al-Qurthubi 1, hal. 75]
Diriwayatkan dari Jundab, dia berkata, Rasulullah bersabda :
َูู َْู َูุงَู ِูู ุงููุฑุขِู ุจِุฑَุฃِِْูู َูุฃَุตَุงุจَ ََููุฏْ ุฃَุฎْุทَุฃَ
“Siapa yang berbicara mengenai Al-Quran dengan pendapatnya sendiri kemudian benar, dia tetap dianggap salah”
[HR. At-Tirmidzi, Bab Tentang Orang Yang Menafsirkan Al-Quran dengan Pendapatnya Sendiri, no. 2592]
[lihat Tafsir Al-Qurthubi 1, hal. 76]
Sumber Rujukan :
-Ibnu Katsir, Tafsir Ibnu Katsir, Puataka Imam Syafi’i, 2003.
-Imam Al-Qurthubi, Tafsir Al-Qurthubi, Pustaka Azzam, Jakarta, 2007.
-Jalaluddin Al-Mahalli dan Jalaluddin As-Suyuti, Tafsir Jalalain, Sinar Baru, Bandung, 2003
-Ibnu Jarir Ath-Thabari, Tafsir Ath-Thabari, Pustaka Azzam, Jakarta, 2008.
-Imam Bukhari, Sahih Bukhari, Darul Fikri, Beirut, 2006.
-Imam Muslim, Sahih Muslim, Darul Ilmi, Surabaya
-Imam Syafi’i, Ringkasan Kitab Al-Umm, Pustaka Azzam, Jakarta, 2005
-Imam Ghazali, Ihya ‘Ulumiddin, Asy-Syifa, Semarang
Keutamaan Sholat Tahajjud
Berfirman Allah SWT di dalam Al-Qur’an :
“ Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ketempat yang terpuji.”
(QS : Al-Isro’ : 79)
Shalat Tahajud adalah shalat yang diwajibkan kepada Nabi SAW sebelum turun perintah shalat wajib lima waktu. Sekarang shalat Tahajud merupakan shalat yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan .
Sahabat Abdullah bin
Salam mengatakan, bahwa Nabi SAW telah bersabda :
“ Hai sekalian manusia, sebarluaskanlah salam dan berikanlah makanan serta sholat malamlah diwaktu manusia sedang tidur, supaya kamu masuk Sorga dengan selamat.”(HR Tirmidzi)
Bersabda Nabi Muhammad SAW :
“Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat sunnat di waktu malam” ( HR. Muslim )
Waktu Untuk Melaksanakan Sholat Tahajud :
Kapan afdhalnya shalat Tahajud dilaksanakan ? Sebetulnya waktu untuk melaksanakan shalat Tahajud ( Shalatul Lail ) ditetapkan sejak waktu Isya’ hingga waktu subuh ( sepanjang malam ). Meskipun demikian, ada waktu-waktu yang utama, yaitu :
1. Sangat utama : 1/3 malam pertama ( Ba’da Isya – 22.00 )
2. Lebih utama : 1/3 malam kedua ( pukul 22.00 – 01.00 )
3. Paling utama : 1/3 malam terakhir ( pukul 01.00 – Subuh )
Menurut keterangan yang sahih, saat ijabah (dikabulkannya do’a) itu adalah 1/3 malam yang terakhir. Abu Muslim bertanya kepada sahabat Abu Dzar : “ Diwaktu manakah yang lebih utama kita mengerjakan sholat malam?”
Sahabat Abu Dzar menjawab : “Aku telah bertanya kepada Rosulullah SAW sebagaimana engkau tanyakan kepadaku ini.” Rosulullah SAW bersabda :
“Perut malam yang masih tinggal adalah 1/3 yang akhir. Sayangnya sedikit sekali orang yang melaksanakannya.” (HR Ahmad)
Bersabda Rosulullah SAW :
“ Sesungguhnya pada waktu malam ada satu saat ( waktu. ). Seandainya seorang Muslim meminta suatu kebaikan didunia maupun diakhirat kepada Allah SWT, niscaya Allah SWT akan memberinya. Dan itu berlaku setiap malam.” ( HR Muslim )
Nabi SAW bersabda lagi :
“Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta’ala turun ( ke langit dunia ) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman : “ Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.” ( HR Bukhari dan Muslim )
Jumlah Raka’at Shalat Tahajud :
Shalat malam (Tahajud) tidak dibatasi jumlahnya, tetapi paling sedikit 2 ( dua ) raka’at. Yang paling utama kita kekalkan adalah 11 ( sebelas ) raka’at atau 13 ( tiga belas ) raka’at, dengan 2 ( dua ) raka’at shalat Iftitah. Cara (Kaifiat) mengerjakannya yang baik adalah setiap 2 ( dua ) rakaat diakhiri satu salam. Sebagaimana diterangkan oleh Rosulullah SAW :“ Shalat malam itu, dua-dua.” ( HR Ahmad, Bukhari dan Muslim )
Adapun Kaifiat yang diterangkan oleh Sahabat Said Ibnu Yazid, bahwasannya Nabi Muhammad SAW shalat malam 13 raka’at, sebagai berikut :
1) 2 raka’at shalat Iftitah.
2) 8 raka’at shalat Tahajud.
3) 3 raka’at shalat witir.
Adapun surat yang dibaca dalam shalat Tahajud pada raka’at pertama setelah surat Al-Fatihah ialah Surat Al-Baqarah ayat 284-286. Sedangkan pada raka’at kedua setelah membaca surat Al-Fatihah ialah surat Ali Imron 18-19 dan 26-27. Kalau surat-surat tersebut belum hafal, maka boleh membaca surat yang lain yang sudah dihafal.Rasulullah SAW bersabda :
“Allah menyayangi seorang laki-laki yang bangun untuk shalat malam, lalu membangunkan istrinya. Jika tidak mau bangun, maka percikkan kepada wajahnya dengan air. Demikian pula Allah menyayangi perempuan yang bangun untuk shalat malam, juga membangunkan suaminya. Jika menolak, mukanya
disiram air.” (HR Abu Daud)
Bersabda Nabi SAW :
“Jika suami membangunkan istrinya untuk shalat malam hingga
keduanya shalat dua raka’at, maka tercatat keduanya dalam golongan (perempuan/laki-laki) yang selalu berdzikir.”(HR Abu Daud)
Keutamaan Shalat Tahajud :
Tentang keutamaan shalat Tahajud tersebut, Rasulullah SAW suatu hari bersabda : “Barang siapa mengerjakan shalat Tahajud dengan
sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memberikan 9 macam kemuliaan : 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.”
Adapun lima keutamaan didunia itu, ialah :
1. Akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana.
2. Tanda ketaatannya akan tampak kelihatan dimukanya.
3. Akan dicintai para hamba Allah yang shaleh dan dicintai oleh
semua manusia.
4. Lidahnya akan mampu mengucapkan kata-kata yang mengandung hikmah.
5. Akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama.
Sedangkan yang empat keutamaan diakhirat, yaitu :
1. Wajahnya berseri ketika bangkit dari kubur di Hari Pembalasan nanti.
2. Akan mendapat keringanan ketika di hisab.
3. Ketika menyebrangi jembatan Shirotol Mustaqim, bisa melakukannya dengan sangat cepat, seperti halilintar yang menyambar.
4. Catatan amalnya diberikan ditangan kanan.
(Bahan (materi) di ambil dari buku “RAHASIA SHALAT SUNNAT” (Bimbingan
Lengkap dan Praktis) Oleh: Abdul Manan bin H. Muhammad S
Labels
- Anti Virus. (5)
- Belajar Investasi (2)
- Belajar Islam (8)
- Computer (22)
- Cuilhat (5)
- Download Film. (8)
- Ebook. (25)
- Game (9)
- Hacking Tools. (5)
- Internet. (5)
- Jaringan (4)
- Motivasi (1)
- Printer (20)
- Proxy Update (1)
- Software (8)
- Spiritual (1)
- Tips dan trik (4)
- Virus Maker (3)
- Yahoo Tool (2)
Blog Archive
-
▼
2011
(107)
-
►
Juni
(92)
- Cara Hack Facebook dan Email
- Virus Paling Danger bisa bikin harddisk gak bisa k...
- BB's Virus Suit
- JPS Virus Maker V.3
- Stolen Identity
- Catatan Tambahan Buat Hack Yahoo Id
- 5 in 1 Remote Attack Suite
- SQL Injection Tool V2.1
- AVG Pro 8 + Serial
- Download PCMEDIA PCMAV 1.2 Plus UPdate Build2 (ter...
- Beberapa Webhosting Gratis dari 250MB sampai 50GB
- Internet Download Manager v.5.12
- Tips dan Trik pencarian dari Google
- The Art of War by Sun Tzu
- Terimakasih untuk hari ini
- Microsoft Office 2010 Fully Activated
- Resetter Samsung ML2240
- Masihkah ada terang
- Lelah
- Ebook La Tahzan for Teen's Love
- Ebook La Tahzan
- Download Ebook Cara Membuat Ebook Dengan Mudah
- Download Ebook Gratis Mindset Sukses Jalur Menuju ...
- 7 Keajaiban Rizki
- Mencetak Poster Berukuran Besar dari Printer Biasa...
- Free Software Stardock Fences Mempercantik Desktop...
- Cara Memperoleh Nomor Telepon di Facebook Dalam Ju...
- Cara Reset Password windows dengan konboot
- Hackers Film
- Meet The Spartans
- Blood And Chocolate (2008)
- Speed Racer (2008)
- Why Men Don't Listen and Women Can't Read Maps
- Taj Mahal - Kisah Cinta Abadi
-
►
Juni
(92)



